1. Bila selesai membaca, maka diam sebentar menarik nafas agar bisa teratur.
2. Kemudian mengangkat kedua tangan seperti yang telah dijelaskan terdahulu pada takbiratul ihram.
3. Dan takbir (mengucapkan “Allahu Akbar”), hukumnya adalah wajib.
4. Lalu ruku' sedapatnya agar persendian bisa menempati posisinya dan setiap anggota badan mengambil tempatnya. Adapun ruku‟ adalah rukun.
Tata Cara Ruku' :
5. Meletakkan kedua tangan di atas lutut dengan sebaik-baiknya, lalu merenggangkan jari-jari seolah-olah menggenggam kedua lutut. Semua itu hukumnya wajib.
6. Mensejajarkan punggung dan meluruskannya, sehingga jika kita menaruh air di punggungnya tidak akan tumpah. Hal ini juga wajib.
7. Tidak merendahkan kepala dan tidak pula mengangkatnya tapi disejajarkan dengan punggung.
8. Merenggangkan kedua siku dari badan/lambung.
9. Mengucapkan saat ruku': “Subhaana rabbiiyal 'adhiim”.
“Segala puji bagi Allah yang Maha Agung”. tiga kali atau lebih. 30)
Catatan :
30). Masih ada dzikir-dzikir yang lain untuk dibaca pada ruku' ini, ada dzikir yang panjang, ada yang sedang, dan ada yang pendek, lihat kembali kitab Sifat Shalat Nabi.
Menyeimbangkan Rukun-rukun Sholat
10. Termasuk sunnah untuk menyamakan panjangnya rukun, diusahakan antara ruku' berdiri dan sesudah ruku', dan duduk diantara dua sujud hampir sama.
11. Tidak boleh membaca Al-Qur‟an saat ruku' dan sujud.